Benarkah Tarif Listrik Non Subsidi Akan Naik?

BAWANG KAMPONG
0

 

Sumber foto: viva.co.id

Bawang kampong - Di perkirakan untuk tahun ini mungkin di pertengahan tahun, bahwa tarif listrik PLN non subsidi akan mengalami kenaikan.


Di lihat dari adjustment (tarif penyesuaian) yang akan mulai di berlakukan pada tahun ini.


Sebenarnya sudah lama akan di berlakukannya adjustment (tarif penyesuaian,) namun selalu tertunda. Di sebabkan oleh faktor covid 19 yang salah satunya di batalkan pemberlakuan adjustment (tarif penyesuaian.)


"hal itu telah disepakati dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI." Ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana.


Di ketahui bahwa, sejak 2017 tarif listrik tidak pernah mengalami penyesuaian terhadap listrik non subsidi.


Ia menjelaskan, penyesuaian tarif listrik diperkirakan terjadi pada kuartal III atau kuartal IV-2022.


Karena, pemerintah telah menginformasi kan atau memutuskan di kuartal I tak ada penyesuaian tarif.


Sedangkan, di kuartal II juga tidak akan ada penyesuaian tarif lantaran masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dengan adanya varian Omicron.


 "Untuk triwulan II, III, dan IV belum ditentukan, tapi most likely kalau saya perkirakan dengan Omicron ini kuartal II pun enggak. Kuartal III dan IV bisa kita pertimbangkan (penyesuaian tarif listrik)," paparnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (18/1/2022).


Diketahui, untuk anggaran tahun 2022, kompensasi kepada PLN, terkait belum adanya penyesuaian tarif hanya diberikan selama 6 bulan saja.


Selebih dari itu maka penyesuaian akan di berlakukan oleh PLN, namun pihaknya belum bisa memberikan kapan waktu tarif adjustment akan di berlakukan.


Pemerintah juga telah berupaya langsung untuk memberikan minimal Rp 25 triliun per tahun, agar dapat menahan akan terjadinya kenaikan.


Sumber: Kompas.tv


Tags

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
Post a Comment (0)