Yang kangen dengan resep nasi goreng jaman dulu bisa lihat ini.

 Bawangkampong.com - Sudah sangat banyak sekali resep nasi goreng dengan olahan kreatif dan pasti kita sendiri juga bosan, namun pernahkah bunda ingin mencoba resep nasi goreng jaman dulu?


Pada resep nasi goreng ini saya khususkan untuk bunda yang sedang ingin menikmati rasa dari nasi goreng jaman dulu.


Saya sendiri masih teringat saat ibu saya membuatkan nasi goreng untuk kami di rumah sebelum pergi berangkat sekolah, kenangan itu menjadi kenangan terindah untuk saya dan tidak mungkin saya melupakan semua itu.


Resep nasi goreng jaman dulu atau nasi goreng kampung biasa menggunakan bahan bumbu yang sangat sederhana dan bisa bunda manfaatkan dengan bahan yang ada di dapur saja.


Dari warnanya saja resep nasi goreng kampung ini adalah berwarna putih pucat, karena tidak menggunakan cabai merah.



berikut adalah bahan dan cara pembuatan resep nasi goreng jaman dulu.


Cara Membuat Nasi Goreng Jaman Dulu By @hanhanny (IG)


Nasi Goreng Jaman Dulu By @hanhanny (IG)

Bahan :

- Secukupnya Nasi Putih Dingin⠀

- Secukupnya Bawang Merah, banyak makin sedap.

- Cabai rawit (optional)⠀

- Secukupnya Garam, Minyak Jelantah (bekas menggoreng ikan, ayam, dll)⠀

- Sedikit Penyedap Rasa (optional)⠀


BACA JUGA: Lihat yuk, resep nasi uduk ala kampung halaman.


Cara Membuat :

Iris2 bawang merah, cabai rawit lalu ulek cukup kasar saja. Lalu Tumis dengan minyak jelantah hingga harum, masukan nasi putih, beri garam dan penyedap aduk rata dan masak hingga matang.


Saya berharap bunda suka dengan resep nasi goreng jaman dulu yang saya bagikan ini, dan semoga resep ini bisa mengingatkan kita dengan masa-masa di mana kita selalu bersyukur dengan apa yang kita dapatkan, baik di masa lalu maupun untuk mendatang.


Saya juga berterima kasih untuk bunda, kakak, abang yang telah bersedia mampir di blog dan membaca resep yang saya bagikan ini.


Jangan pernah bosan dengan resep yang saya bagikan ya bun, karena saya akan selalu berbagi dan menemani bunda semua untuk solusi bunda di dapur, sekian dan sampai bertemu pada artikel selanjutnya.

To Top